Kuliah itu beda jauh sama yang namanya sekolah. Gue udah 2 semester jadi mahasiswa. Dan gue merasakan banyak sekali perbedaannya. Dari teman-temannya, dosennya, mata pelajarannya (mata kuliah), sampe peraturan-peraturannya. Gue sih udah lumayan bisa adaptasi dengan lingkungan yang baru ini. Tapi, awalnya juga masih sering terbawa sama kebiasaan pas masih di sekolah. Contohnya Dosen dateng ke kelas, bawaannya pengen berdiri dan memberi salam.
Di kuliah, enaknya kita bisa telat sedikit. Di kampus gue sendiri (UNSIKA), diberikan jatah 15 menit waktu telat. Lebih dari itu, dianggap absen (Kayaknya semua Univ ada peraturan begini). Jadi kalo ada mata kuliah pukul delapan pagi, gue bisa datang paling telat pukul delapan lewat lima belas menit. Musti dimanfaatkan.
Di kuliah, bajunya bebas. Jadi makenya enak dan nggak bikin cepet bosen. Nggak kaku kayak seragam sekolah yang kena keringet dikit langsung lepek dan bau. Bosen cuy itu-itu aja. Temennya juga nggak itu-itu doang. Kalo menurut gue, circle pertemanan di kuliah itu jauh lebih luas ketimbang di sekolah, ya meskipun gue punya temen dikit dan itu-itu aja. Di kuliah, gue bisa temenan sama siapa aja yang gue temui. Entah itu senior, sesama mahasiswa baru, atau bahkan dosen (Kalo ini jarang).
Di kuliah, banyak diadakan seminar-seminar yang cukup bagus dan bisa memotivasi (Meskipun gue jarang ikutan). Lumayan buat mengisi waktu kalo lagi nunggu mata kuliah berikutnya.
Di kuliah, Unit Kegiatan Mahasiswa-nya (ekskul) juga banyak. Dan yang menurut gue keren, kegiatan kemahasiswaan di luar kelas ini diadakan oleh mahasiswanya sendiri (biasa sih senior). Udah lumayan banget lah buat mencoba aktif di kampus dengan cara mengembangkan minat dan bakat lewat UKM.
Kalo ada yang bilang sekolah lebih asik ketimbang kuliah, gue nggak setuju. Yang bikin kangen dengan sekolah itu menurut gue cuma satu: teman-temannya. Coba aja teman-teman sekolah kita satu kampus, satu program studi, dan satu kelas. Asiknya jadi double.
Kuliah itu ada ada dua, swasta dan negeri. UNSIKA sendiri termasuk perguruan tinggi negeri (Meskipun masih tergolong baru). Gue masuk ke UNSIKA dengan jalur SBMPTN. Masing-masing perguruan tinggi punya kelebihan dan kekurangannya lah. Gue masuk ke UNSIKA karena ada jurusan yang gue minati (Meski rasio minat cuma 70%). Dan karena pingin ngerasain ngeKost dan tinggal sama orang luar juga sih. =))



0 Komentar